Penyeberangan Karam Abu Salim Dibuka Akibat Tekanan Global
-
Jaluar penyeberangan Karam Abu Salim
Rezim Zionis Israel yang beberapa hari lalu menutup jalur penyeberangan Karam Abu Salim sebagai jalur utama yang menghubungkan Jalur Gaza terpaksa membuka kembali jalur penyeberangan tersebut setelah mendapat tekanan dan protes global.
Menurut laporan IRNA hari Rabu (15/8) puluhan truk membawa kebutuhan primer seperti beberapa tanker pembawa bahan bakar diperbolehkan melewati Karam Abu Salim. Langkah ini dilakukan setelah baru-baru ini kebanyakan negara dan organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan memperingatkan dampak penutupan jalur penyeberangan tersebut kepada Tel Aviv.
Jalur penyeberangan Karam Abu Sali ditutup oleh rezim Zionis Israel menyusul konflik dan ketegangan luar biasa sepanjang Jalur Gaza sejak bulan Mei 2018. Militer Zionis Israel setelah menyerang Jalur Gaza kemudian mencegah masuknya lebih dari 100 jenis barang ke daerah ini dan melarang ekspor barang dari Gaza.
Rezim Zionis Israel sejak tahun 2006 telah memblokade Jalur Gaza dan mencegah masuknya barang-barang kebutuhan primer seperti bahan bakar, obat-obatan, bahan pangan dan bangunan.
Laporan-laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan Jalur Gaza terkait buruknya kondisi kemanusiaan telah mencapai tahapan yang tidak dapat dikembalikan.