2 Palestina Syahid di Jumat Ke-24 Pawai Akbar Hak Kepulangan
-
Warga Palestina gugur syahid
Remaja 16 tahun Palestina yang berpartisipasi pada Jumat ke-24 pawai akbar hak kepulangan dan cedera akibat ditembak tentara Zionis hari ini (Sabtu, 08/9) gugur syahid akibat cedera yang dideritanya.
Menurut laporan Mehrnews mengutip dari Paltoday, pada Jumat ke-24 pawai akbar Hari Kepulangan dengan slogan 'Kami kembali bertolak belakang dengan keinginanmu Trump!', seorang warga Palestina gugur syahid dan lebih dari 300 cedera. Dengan gugur syahidnya remaja Palestina ini, jumlah korban syahid bertambah menjadi dua orang.
Pemerintah Amerika Serikat hingga kini dalam kerangka memerangi hak rakyat Palestina dan rencana yang diberi nama 'Prakarsa Abad' telah merelokasi Kedubesnya dari Tel Aviv ke al-Quds dan baru-baru ini mengkonfirmasikan telah memutus bantuannya ke lembaga PBB yang mengurusi pengungsi (UNRWA).
Pawai Hak Kepulangan diselenggarakan sejak 30 Maret 2018 demi menegaskan hak pulang para pengungsi Palestina dan membatalkan blokade Jalur Gaza dengan diikuti warga Palestina yang tinggal di jalur perbatasan Gaza dengan daerah-daerah yang diduduki rezim Zionis dan masih terus berlanjut hingga kini.
Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, hingga kini lebih dari 180 warga Palestina yang gugur syahid dalam pawai ini dan setidaknya 18 ribu orang yang cedera.
Sekaitan dengan hal ini, gerakan Jihad Islam dalam sebuah pernyataan menyinggung berlanjutnya pawai hak kepulangan dan menjelaskan, ada upaya tipuan dengan tujuan mencegah rakyat Palestina dari bergerak di jalur resistensi agar dengan demikian dapat menjamin keamanan penjajah al-Quds.
Gerakan Jihad Islam Palestina dalam pernyataannya menekankan, rezim Zionis dengan usahanya ini tidak akan mampu merealisasikan tujuannya di tanah Palestina pendudukan.