Hamas: Penangkapan Warga Palestina di Saudi Untungkan Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i94476-hamas_penangkapan_warga_palestina_di_saudi_untungkan_israel
Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menekankan urgensitas pembebasan puluhan warga Palestina di Arab Saudi dan mengatakan, hanya Israel yang diuntungkan dari penangkapan ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 05, 2021 14:33 Asia/Jakarta
  • Jubir Hamas Hazem Qassem
    Jubir Hamas Hazem Qassem

Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menekankan urgensitas pembebasan puluhan warga Palestina di Arab Saudi dan mengatakan, hanya Israel yang diuntungkan dari penangkapan ini.

Hazem Qassem dalam wawancaranya dengan Kantor Berita Palestina Shahab pada Senin (5/4/2021) mengisyaratkan penangkapan puluhan warga Palestina termasuk Mohammad al-Khudari, mantan Wakil Hamas di Arab Saudi.

Ia mengatakan, hanya penjajah Zionis yang diuntungkan dari penangkapan warga Palestina ini, dan tujuan penangkapan ini menarget aktivis Palestina.

Warga Palestina yang ditangkap ini kondisinya sangat buruk dan mengingat sebagian mereka sedang sakit dan berusia lanjut, ada laporan mengkhawatirkan mengenai kondisi keselamatan mereka.

Jubir Hamas menekankan, Gerakan Hamas mengecam berlanjutnya penangkapan puluhan warga Palestina sejak dua tahun lalu tanpa ada alasan yang dibenarkan. Hamas juga menuntut pembebasan segera warga Palestina tersebut, karena mereka tidak melakukan tindakan ilegal, dan kehadiran mereka di Arab Saudi sepenuhnya legal.

Keluarga warga Palestina yang ditangkap di Arab Saudi menyatakan bahwa petinggi Riyadh menangkap puluhan warga Palestina ini karena mereka memiliki hubungan dengan Hamas serta pejabat Palestina.

"Hamas mengerahkan upaya regional dan internasional dan sampai saat ini telah mengutus sejumlah mediator ke Arab Saudi untuk membebaskan warga Palestina ini, namun seluruh upaya tersebut sia-sia dan Riyadh bersikeras melanjutkan penangkapan ini," papar Hazem Qassem.

Mohammad Saleh al-Khudari (83 tahun) yang tinggal di Jeddah sejak tahun 1992 ditangkap aparat keamanan Saudi pada April 2019 dan ia menderita penyakit kanker. (MF)