Iran, Turki, Rusia dan Suriah Gelar Pertemuan Segi Empat
Ankara mengumumkan pembicaraan segi empat yang diikuti oleh menteri pertahanan Turki, Iran, Rusia dan Suriah.
Turki melancarkan serangan ke Suriah dan Irak, serta menguasai beberapa daerah di negara ini dengan dalih menumpas pasukan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan kelompok afiliasinya, yang dianggap Ankara sebagai kelompok -kelompok teroris.
Aksi militer Turki memicu penentangan keras dari Damaskus dan Baghdad.
Meskipun protes berulangkali disampaikan oleh kedua negara terhadap Ankara, tapi serangan militer Turki di Suriah hingga kini masih terus berlanjut dan pasukan Turkli masih tetap di tempatkan di negara Arab ini.
Kementerian Pertahanan Turki hari Minggu (23/4/2023) mengumumkan penyelenggaraan pertemuan segi empat yang diikuti oleh menteri pertahanan negaranya, Rusia, Iran dan Suriah di Moskow.
Kamis lalu, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa perlawanan terhadap PKK akan terus dilanjutkan.
"Tidak penting siapa yang mendukung PKK dengan pasokan amunisi dan senjatanya, termasuk helikopter. Tapi yang jelas Turki akan tetap melanjutkan aksinya menumpas anggota kelompok ini," tegasnya.
Kantor Berita Anadolu melaporkan, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan bahwa pertemuan Menteri Pertahanan dan Kepala Badan Intelijen Turki dengan sejawatnya dari Republik Islam Iran, Rusia dan Suriah akan diadakan di Moskow hari Selasa.(PH)