Tolak Israel, Hamas Puji Malaysia
https://parstoday.ir/id/news/world-i18160-tolak_israel_hamas_puji_malaysia
Gerakan perlawanan Islam Hamas memuji sikap terbaru Malaysia yang menolak delegasi rezim Zionis Israel mengunjungi negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 19, 2016 13:27 Asia/Jakarta
  • Tolak Israel, Hamas Puji Malaysia

Gerakan perlawanan Islam Hamas memuji sikap terbaru Malaysia yang menolak delegasi rezim Zionis Israel mengunjungi negara ini.

Pemerintah Malaysia menolak memberikan visa kepada delegasi rezim Zionis Israel untuk menghadiri kongres FIFA.

"Aksi Malaysia ini menunjukkan penentangan negara ini terhadap kebijakan normalisasi hubungan dengan Israel," ujar juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.

"Tindakan Malaysia ini menunjukkan dukungannya terhadap cita-cita Palestina," tegasnya. 

Kongres Asosiasi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) 2017 akhirnya batal digelar di Malaysia. Pasalnya, FIFA mencabut status Malaysia sebagai tuan rumah pertemuan terbesar sepak bola dunia itu, karena Israel mengadukan sikap Malaysia menolak memberikan visa kepada delegasi rezim Zionis.

Deputi Perdana Menteri Malaysia menyampaikan, pihak Israel khawatir mereka bakal kesulitan mendapat dokumen perjalanan. Sebab kedua negara selama ini tidak menjalin hubungan diplomatik satu sama lainnya. 

"Kami memiliki kebijakan menolak negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan kami, terlebih kami juga harus menggantung bendera negara tersebut di depan gedung maupun di atas meja sepanjang konferensi berlangsung," kata Ahmad Zahid Hamidi Sabtu lalu.  

"Risikonya terlalu tinggi dibanding keuntungan yang didapat. Jadi akan lebih baik bila kita menghindari tuan rumah konferensi karena kita memahami perasaan masyarakat kita," tegas Hamidi.  

Keputusan ini disampaikan kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), 9 Agustus lalu. Malaysia terpilih sebagai tuan rumah Kongres FIFA 2017 di tahun 2013 lalu. Dalam rapat nanti, FIFA akan melakukan proses pemilihan suara untuk menentukan negara yang menjadi tuan rumah bagi Piala Dunia mendatang.(PH)