Pengguna X: Dunia Sedang Jatuh Cinta pada Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i187408-pengguna_x_dunia_sedang_jatuh_cinta_pada_iran
Pars Today - Pengguna media sosial X menanggapi perang Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Iran, dan menekankan bahwa orang Iran di seluruh dunia adalah simbol ketahanan terhadap kekuatan yang menindas.
(last modified 2026-03-23T06:54:02+00:00 )
Mar 23, 2026 13:52 Asia/Jakarta
  • Warga Iran mendukung Pemimpin Besar Revolusi Islam
    Warga Iran mendukung Pemimpin Besar Revolusi Islam

Pars Today - Pengguna media sosial X menanggapi perang Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Iran, dan menekankan bahwa orang Iran di seluruh dunia adalah simbol ketahanan terhadap kekuatan yang menindas.

Menurut laporan Pars Today, respons tegas Iran terhadap agresi Amerika Serikat dan Israel telah memicu reaksi di media sosial X. Berkaitan dengan hal ini, seorang pengguna bernama Kashmala dari Pakistan menulis, “Perang ini menunjukkan kepada kita bahwa rakyat Iran adalah bangsa paling berkelas abad ke-21.”

Alon Mizrahi, seorang penulis dan analis Israel, juga menunjukkan bahwa Iran setiap hari menembakkan ribuan rudal dan drone, meskipun menghadapi serangan berat terhadap dirinya, dan menargetkan sasaran yang berjarak ratusan dan ribuan kilometer, tetapi bahkan tidak menyentuh satu sekolah pun. Dalam tweet lain, dia menulis, “Dunia sedang jatuh cinta pada Iran, sama seperti mereka jatuh cinta pada Palestina.”

Hamid Reza Kazemi, seorang pengguna Iran, percaya, “23 tahun lalu, Amerika Serikat menguasai Baghdad dalam 23 hari dengan mengalahkan tentara Irak, tetapi sekarang tentara yang membanggakan itu buntu dalam pertempuran dengan Iran. Sejarah terulang dua kali: pertama tragedi, dan kedua komedi.”

Daniel Fuchs, seorang pelukis Prancis menulis, “Iran adalah harapan dunia. Sampai Israel tidak ada lagi dan Amerika diusir dari Timur Tengah, mereka tidak boleh menyerah. Ini adalah pertempuran untuk kemanusiaan. Seluruh masa depan kita bergantung pada Iran.”

Angelo Giuliano, seorang analis geopolitik dari Hong Kong menulis, “Pada tahun 2020, Irak memberikan suara untuk penarikan pasukan Amerika dari wilayahnya. Namun pasukan Amerika tidak pernah pergi. Iran membantu Irak untuk membebaskan diri. Tidak ada negara lain yang memikirkan pembebasan negara-negara Arab. Hanya Iran yang melakukannya.”

Solo-Monko dari Sydney juga berbicara tentang perubahan keseimbangan kekuatan global, “Hari-hari ketika Amerika Serikat unggul telah berakhir. Terima kasih, Iran.”

Dalam bagian dari postingan Amr Wakid, seorang aktor terkenal Mesir, merujuk pada teror Imam Khamenei, Pemimpin Syahid Revolusi Islam menyatakan bahwa Ayatullah Ali Khamenei adalah seorang negarawan besar dan syahid di jalan kebenaran yang menghancurkan kebatilan. Kesyahidannya menyebabkan umat Muslim meluncurkan rentetan rudal petir ke arah musuh, yang menghancurkan semua pangkalan Amerika di negara-negara Arab, sehingga kita dapat duduk dan menyaksikan momen membanggakan ini hari ini.

Akhirnya, Brofus dari Kuala Lumpur mengatakan, “Jika Iran menang, saya senang membayar lebih dan jauh lebih banyak untuk minyak, gas, makanan, bahan mentah, dan apa pun. Ini adalah harga yang harus dibayar dunia untuk mengakhiri penindasan dan hegemoni.”(sl)