Menhan Jerman: Perang Anti Daesh harus Dilanjutkan
-
Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen
Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen menekankan perang melawan kelompok teroris Daesh di kawasan Timur Tengah harus dilanjutkan.
IRIB melaporkan, Ursula von der Leyen Ahad (14/1) saat bertemu dengan pasukan Jerman yang tergabung di koalisi internasional anti Daesh pimpinan AS di Yordania seraya menyeru dilanjutkannya perang melawan Daesh menyatakan, Daesh dari sisi militer mengalami kekalahan besar, namun perang melawan fenomena buruk ini harus dilanjutkan hingga Daesh hancur.
Pemerintah Jerman berencana di tahun 2018 mengurangi jumlah tentaranya di Timur Tengah, namun penekanan menhan negara ini terkait urgensitas dilanjutkannya perang anti Daesh secara praktis menafikan rencana pengurangan pasukan negara ini di kawasan.
Sebanyak 280 tentara Jerman di bawah koalisi internasional anti Daesh pimpinan Amerika turut bertempur di Irak dan Suriah.
Pemerintah Berlin selama beberapa bulan terakhir menerapkan pengamanan besar-besaran untuk melawan kelompok teroris di negaranya.
Negara-negara Barat yang tak segan-segan memberi bantuan kepada kelompok teroris di Suriah, untuk saat ini dihadapkan pada arus balik anggota teroris dari Eropa dan aksi teror. (MF)