PBB Respon Klaim Petinggi AS terkait Insiden Penembakan Drone oleh Iran
-
Drone mata-mata AS
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat merespon klaim petinggi Amerika Serikat terkait penembakan drone mata-mata negara ini di atas perairan internasional di Teluk Persia menyatakan, lembaga ini tidak dapat menentukan apapun di kasus ini.
Seperti dilaporkan FNA, Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, lembaga ini tidak memiliki wewenang dan kemampuan untuk menentukan lokasi jatuhnya drone Amerika.
Guterres Kamis malam (20/06) saat merespon pelanggaran drone AS ke zona udara Iran mengatakan khawatir atas eskalasi tensi di kawasan Teluk Persia.
Sistem anti udara Sepah Pasdaran Iran (IRGC) Kamis dini hari (20/06) menembak jatuh sebuah drone mata-mata AS (Global Hawk) setelah melanggar wilayah Iran di kawasan pegunungan Mobarak, Provinsi Hormozgan.
Petinggi Amerika mengklaim bahwa drone tersebut belum memasuki zona udara Iran dan ditembak di atas perairan internasional.
Republik Islam Iran dalam suratnya kepada sekjen PBB dan Dewan Keamanan memberikan bukti dan kordinat terkait pelanggaran drone Amerika tersebut.
Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif Kamis malam mengkonfirmasikan pengangkatan sisa-sisa badan drone Amerika dari perairan Iran. (MF)