AS Setujui Penjualan Senjata ke Mesir dan UEA
-
Ilustrasi helikopter Apache buatan Amerika.
Departemen Luar Negeri AS menyetujui dua kontrak baru penjualan peralatan militer senilai 2,8 miliar dolar dengan Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA).
Seperti dilansir situs The Hill, kontrak dengan Mesir mencakup modernisasi 43 helikopter serbu Apache yang menelan biaya 2,3 miliar dolar, sementara kontrak dengan UEA menyangkut penjualan kendaraan tempur senilai 556 juta dolar.
Para pejabat AS mengatakan, Mesir berniat menggunakan helikopter untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya dan memenuhi kepentingan bersama Kairo-Washington dalam perang melawan terorisme.
UEA akan membeli kendaraan anti-ranjau darat MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) yang tidak lagi dipakai oleh Angkatan Darat AS, untuk meningkatkan perlindungan pasukan, mendukung "operasi kemanusiaan," dan melindungi infrastruktur vital.
Mesir dan UEA sama-sama terlibat dalam konflik internal di Libya dan mereka mendukung Tentara Nasional Libya, yang dipimpin oleh Jenderal Khalifa Haftar.
Menteri Dalam Negeri Pemerintah Persatuan Nasional Libya, Fathi Bashagha mengatakan dukungan UEA kepada Haftar telah menimbulkan kekacauan di Libya. (RM)