Dunia
  • Kelaparan dan Kemiskinan Ancam Afganistan; OCHA Minta Dunia Bergerak

    Kelaparan dan Kemiskinan Ancam Afganistan; OCHA Minta Dunia Bergerak

    Aug 05, 2026 14:33

    Pars Today - Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa meskipun terjadi perbaikan relatif dalam situasi keamanan di sebagian wilayah Afganistan, krisis kemanusiaan di negara ini, akibat kemiskinan meluas, kekeringan, dan bencana alam, semakin memburuk setiap hari.

  • Menlu Selandia Baru Kaitkan Lonjakan Pengangguran dengan Penutupan Selat Hormuz

    Menlu Selandia Baru Kaitkan Lonjakan Pengangguran dengan Penutupan Selat Hormuz

    Aug 05, 2026 12:56

    Pars Today - Winston Peters, Menteri Luar Negeri Selandia Baru, pada hari Rabu (5/8), mengaitkan peningkatan tingkat pengangguran di negaranya dengan penutupan Selat Hormuz.

  • Trump Klaim Negosiasi Baik dengan Iran, Hormuz Segera Dibuka

    Trump Klaim Negosiasi Baik dengan Iran, Hormuz Segera Dibuka

    Aug 05, 2026 12:21

    Pars Today - Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dalam wawancara dengan Fox News, dengan mengulangi retorikanya dan sementara Washington selalu mengklaim Selat Hormuz terbuka, mengklaim bahwa mereka memiliki "percakapan yang sangat baik" dengan Iran dan Selat Hormuz akan segera dibuka.

  • CNN: Krisis Ceuta Hadapi UE dengan Tantangan Politik Besar

    CNN: Krisis Ceuta Hadapi UE dengan Tantangan Politik Besar

    Aug 05, 2026 12:00

    Pars Today - Jaringan CNN dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada krisis gelombang puluhan ribu orang ke wilayah Ceuta di Spanyol, menulis, "Meskipun peristiwa krisis ini hampir berakhir secepat ia dimulai, dan sebagian besar migran ilegal terpaksa kembali dari perbatasan, kejadian ini meninggalkan tantangan politik yang lebih besar yang menunjukkan celah dan masalah yang dihadapi Uni Eropa di masa depan."

  • Dari Ancaman ke Pembatalan; Mengapa Ultimatum Trump Gagal Melawan Deterensi Iran?

    Dari Ancaman ke Pembatalan; Mengapa Ultimatum Trump Gagal Melawan Deterensi Iran?"

    Aug 05, 2026 11:18

    Pars Today - Donald Trump telah berulang kali berupaya, dengan tenggat waktu, ancaman militer, dan demonstrasi kekuatan, untuk memaksa Iran mundur. Namun, pengulangan penundaan, penghentian operasi, dan kembalinya Washington secara tiba-tiba ke meja perundingan menunjukkan bahwa masalahnya bukanlah kelemahan dalam pengambilan keputusan di Tehran, melainkan kekuatan deterensi, kapasitas respons timbal balik, dan biaya-biaya yang telah dibebankan Iran pada perhitungan Amerika.

  • Perang Iran Bikin Elektabilitas Trump Anjlok; Demokrat Unggul

    Perang Iran Bikin Elektabilitas Trump Anjlok; Demokrat Unggul

    Aug 05, 2026 11:03

    Pars Today - Jajak pendapat Reuters menunjukkan bahwa perang AS dengan Iran sejak saat ini telah mempengaruhi kotak-kotak suara pemilihan paruh waktu November 2026, dan Demokrat memiliki keunggulan yang relatif signifikan dibandingkan Republik.

  • NYT: Pilihan AS Makin Terbatas; Iran Tak Gentar, Washington Mundur

    NYT: Pilihan AS Makin Terbatas; Iran Tak Gentar, Washington Mundur

    Aug 05, 2026 10:54

    Pars Today - Surat kabar The New York Times dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada ketidakmampuan AS dalam mencapai tujuannya dalam perang melawan Iran, menulis, "Tehran tetap pada pendiriannya dalam menghadapi ancaman militer Washington, dan pada saat yang sama, kekhawatiran tentang konsekuensi regional dari konflik telah mempengaruhi keputusan-keputusan AS."

  • Tiga Tujuan AS di Balik Eskalasi, dan Mengapa Iran Tetap Bertahan

    Tiga Tujuan AS di Balik Eskalasi, dan Mengapa Iran Tetap Bertahan

    Aug 05, 2026 10:44

    Pars Today - Pola perilaku Donald Trump, Presiden AS, terhadap Republik Islam Iran sedemikian rupa sehingga mengarah pada kelanjutan jalur krisis dalam hubungan Washington dan Tehran.

  • Trump Tertinggal, Bahkan dalam Survei Ekonomi

    Trump Tertinggal, Bahkan dalam Survei Ekonomi

    Aug 04, 2026 17:18

    Survei terbaru menunjukkan penurunan tingkat popularitas Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta keunggulan Partai Demokrat untuk pertama kalinya sejak 2017 dalam indikator ekonomi yang paling penting.