Lintasan Sejarah 16 Oktober 2018
-
Lintasan Sejarah 16 Oktober 2018.
Hari ini, Selasa 16 Oktober 2018 bertepatan dengan 6 Shafar 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 24 Mehr 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.
Quthbuddin Syirazi Lahir
806 tahun yang lalu, tanggal 6 Shafar 634 HQ, Quthbuddin Mahmud Syirazi, seorang astronom dan ilmuwan kedokteran dunia Islam terkenal terlahir di kota Syiraz, sebuah kawasan di selatan Iran.
Quthbuddin Syirazi mulai tertarik mempelajari ilmu-ilmu kedokteran sejak usia muda. Kemudian, bersamaan dengan kematian ayahnya yang juga seorang dokter, Syirazi berhasil menyelesaikan pendidikan dasarnya di bidang kedokteran. Ia kemudian bekerja di sebuah rumah sakit di kota kelahirannya.
Selama sepuluh tahun bekerja, Syirazi banyak menyempatkan waktunya untuk menelaah sejumlah kitab kedokteran klasik karya Ibnu Sina serta kitab-kitab filsafat dan keilmuan karya para ilmuwan terkenal masa itu. Setelah itu, ia mulai tertarik untuk mengembangkan pengetahuannya dengan cara belajar kepada sejumlah ilmuwan ternama zaman itu, seperti Khaja Nashiruddin Thusi, serta melakukan kunjungan ke sejumlah kawasan ilmu lainnya di Iran dan kawasan sekitar Timur Tengah.
Di antara karya penulisannya yang paling terkenal adalah kitab berjudul "Jami'ul Ushul" dan "Nihayatul Idrak fi Dirayatil Aflak". Quthbuddin Syirazi meninggal dunia pada tahun 710 Hijriah.
Rezim Saddam Menduduki Kota Khorramshahr
38 tahun yang lalu, tanggal 24 Mehr 1359 HS, pasukan rezim Saddam Husein menduduki kota Khorramshahr, Iran.
Senin siang tanggal 31 Shahrivar 1359 (22 September 1980) alarm kota Khorramshahr tiba-tiba berbunyi. Kota menjadi sasaran tembakan roket dan rudal. Api dan asap terlihat di mana-mana. Warga Khorramshahr tidak pernah membayangkan kejadian seperti ini.
Pada dasarnya, serangan udara Irak ke bandara-bandara Iran Senin siang itu ternyata dibarengi oleh unit-unit pasukan darat rezim Saddam Husein. Serangan yang dilakukan oleh militer rezim Saddam dilakukan dengan informasi sebelumnya mengenai titik-titik rawan dan lemah pos-pos penjagaan dan pangkalan militer yang berada di perbatasan. Selain serangan artileri berat ke pos-pos penjagaan dan pangkalan militer itu, mereka juga membombardir jalan raya Khorramshahr-Ahvaz dan pos militer Shalamcheh.
Awalnya, Irak berusaha mengancam barisan pertahanan Khorramshar-Ahvaz guna melemahkan kemungkinan perlawanan pasukan yang ditempatkan di perbatasan dan pos-pos penjagaan.
Patut diketahui bahwa para pejuang Khorramshahr yang berusaha melindungi kota menghadapi masalah berat. Karena selain tidak ada tambahan pasukan, setiap saat mereka dihantui jatuhnya jumlah korban dari pasukannya. Dalam kondisi yang demikian, berjuang menghadapi agresi rezim Saddam menjadi sulit, tapi meninggalkan kota juga menjadi hal yang lebih sulit.
Oleh karenanya, para pejuang mengambil keputusan untuk tetap melanjutkan perjuangan secara bertahap hingga tanggal 24 Mehr 1359 (16 Oktober 1980). Sejak saat itu kota Khorramshahr disebut sebagai Khounin Shahr yang berarti Kota Berdarah.
Nietzsche Lahir
174 tahun yang lalu, tanggal 16 Oktober 1844, Frederic Wilhelm Nietzsche, seorang filsuf terkenal Jerman, terlahir ke dunia.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di bidang filologi klasik di Universitas Bonn dan Leipzig, Nietzsche mengajar di Universitas Basel. Pada saat itu, Nietzsche baru berusia 24 tahun. Salah satu filosofi Nietzsche yang paling fundamental adalah bawah nilai agama dan moral yang dipresentasikan oleh Kristen, telah kehilangan kekuatan dalam kehidupan manusia. Nietzsche menyimpulkan pandangan ini dalam sebuah kalimatnya yang terkenal, yaitu "Tuhan telah mati."
Nietzsche mengklaim bahwa nilai-nilai baru bisa diciptakan untuk menggantikan nilai-nilai tradisional. Diskusi tentang hal ini kemudian melahirkan konsep superman atau manusia adidaya. Menurut Nietzsche, manusia adidaya merupakan hasil dari kekuatan manusia dan lebih unggul dari semua kebaikan dan keburukan. Karya-karya Nietzsche di antaranya berjudul The Birth of Tragedy dan Beyond Good and Evil.
Di akhir hayatnya, Nietzsche mengalami gangguan mental dan akhirnya pada tahun 1900, ia meninggal dunia.