• Kemenlu Iran Peringatkan Konsekuensi Berbahaya dari Serangan AS

    Kemenlu Iran Peringatkan Konsekuensi Berbahaya dari Serangan AS

    Apr 21, 2026 17:36

    Pars Today - Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk serangan AS terhadap kapal dagang Iran dan penyanderaan awak kapal beserta keluarga mereka, serta memperingatkan konsekuensi yang sangat berbahaya dari tindakan ini.

  • Baghaei: Belum Ada Rencana Putaran Negosiasi Berikutnya

    Baghaei: Belum Ada Rencana Putaran Negosiasi Berikutnya

    Apr 20, 2026 19:09

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan bahwa AS belum menunjukkan keseriusan dalam diplomasi, dan perilaku Washington justru memperkuat ketidakpercayaan Tehran.

  • Baghaei: Eropa Hentikan Penggunaan Instrumental

    Baghaei: Eropa Hentikan Penggunaan Instrumental "Hukum Internasional"

    Apr 19, 2026 14:06

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran merespons pernyataan pejabat kebijakan luar negeri Uni Eropa tentang Iran, dan mengatakan, "Kelalaian kronis Eropa dalam mematuhi aturan-aturan hukum internasional telah mengubah pidato-pidato mereka tentang 'hukum internasional' menjadi cerminan kemunafikan yang nyata."

  • Baghaei: Perang Menargetkan Identitas Bangsa Iran

    Baghaei: Perang Menargetkan Identitas Bangsa Iran

    Apr 05, 2026 12:06

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan, “Perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran adalah perang yang menargetkan eksistensi dan identitas Iran.

  • Baghaei: Iran Berdiri Tegar dan Bangga

    Baghaei: Iran Berdiri Tegar dan Bangga

    Apr 03, 2026 13:06

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mereaksi perusakan jembatan Karaj yang tengah diselesaikan oleh agresor Amerika di media sosial dan menulis, “Namun Iran hari ini berdiri semakin tegar, semakin bangga dan semakin besar dari sebelumnya.”

  • Baghaei: Agresor Menyerang Lebih dari 600 Sekolah dan Pusat Pendidikan

    Baghaei: Agresor Menyerang Lebih dari 600 Sekolah dan Pusat Pendidikan

    Apr 02, 2026 10:21

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengumumkan, “Selama 33 hari lalu, para agresor telah menyerang dengan sengaja lebih dari 600 sekolah dan pusat pendidikan, termasuk sekolah Sjaharah Tayyibah di Minab, dan gedung olahraga Lamord.

  • Baghaei: AS Ingin Hidupkan Ide Fasis Sebelum Perang Dunia II

    Baghaei: AS Ingin Hidupkan Ide Fasis Sebelum Perang Dunia II

    Apr 01, 2026 09:29

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menanggapi pernyataan Lindsey Graham, Senator Partai Republik dan Steve Bannon, mantan penasihat Trump, dalam mengajukan referensi historis untuk membenarkan perang, dengan mengatakan, “Referensi historis ini secara nyata mirip dengan pemikiran Nazi dan Fasis.”

  • Baghaei: Disayangkan, IAEA Abaikan Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran

    Baghaei: Disayangkan, IAEA Abaikan Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran

    Mar 30, 2026 17:30

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menggambarkan pengabaian oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terhadap serangan terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai sesuatu yang sangat disayangkan.

  • Baghaei: Pelaku dan yang Memerintah Kejahatan di Minab Harus Dihukum

    Baghaei: Pelaku dan yang Memerintah Kejahatan di Minab Harus Dihukum

    Mar 27, 2026 17:18

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan bahwa para pelaku dan mereka yang memerintah kejahatan di Minab harus dihukum karena pelanggaran berat hak asasi manusia dan kejahatan perang yang setara dengan genosida.

  • Baghaei: Menyogok Agresor Membuat Mereka Lebih Berani

    Baghaei: Menyogok Agresor Membuat Mereka Lebih Berani

    Mar 27, 2026 13:59

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan, “Menyogok preman dan fasis tidak akan menghentikan mereka, justru semakin memicu nafsu mereka.”