Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

popularitas

  • Survei: 60 Persen Responden Nilai Trump Tak Punya Stabilitas Mental

    Survei: 60 Persen Responden Nilai Trump Tak Punya Stabilitas Mental

    Apr 25, 2026 11:56

    Pars Today - Enam puluh persen responden survei Fox News, jaringan yang dikenal pro-Trump, menyatakan bahwa Presiden AS tidak memiliki temperamen dan kesehatan mental yang memadai untuk jabatannya, menurut laporan yang dirilis Sabtu (25/4/2026).

  • Popularitas Trump Anjlok ke 33 Persen

    Popularitas Trump Anjlok ke 33 Persen

    Mar 31, 2026 13:46

    Pars Today - Survei terbaru di Amerika menunjukkan popularitas kinerja Donald Trump, Presiden Amerika Serikat kembali mengalami penurunan dan hanya tersisa 33 persen. Sementara mayoritas Amerika menentang serangan militer terhadap Iran.

  • Forbes: 56% Warga Amerika Tidak Menyetujui Trump

    Forbes: 56% Warga Amerika Tidak Menyetujui Trump

    Des 31, 2025 11:56

    Pars Today - Sebuah jajak pendapat baru menemukan bahwa 56% warga Amerika tidak puas dengan kinerja presiden negaranya pada tahun 2025.

  • Bagaimana Krisis Ekonomi dan Politik Dorong Popularitas Trump berada pada titik terendah?

    Bagaimana Krisis Ekonomi dan Politik Dorong Popularitas Trump berada pada titik terendah?

    Des 30, 2025 16:43

    Pars Today – Pemerintahan kedua Donald Trump, presiden AS di tahun pertamanya gagal memenuhi janji-janjinya, dan tidak mampu menyelesaikan krisis ekonomi politik. Dan pemerintahan ini menghadapi penurunan kepercayaan publik.

  • Apakah PM Jepang akan Membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat?

    Apakah PM Jepang akan Membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat?

    Des 30, 2025 10:45

    Pars Today - Mengingat popularitas kabinet Perdana Menteri Jepang yang tinggi sejak dibentuk beberapa bulan terakhir, Sanae Takaichi mempertimbangkan untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat dan mengadakan pemilihan umum dini pada tahun 2026, yang ditentangnya ketika berkuasa, untuk mendapatkan kembali mayoritas di parlemen.

  • Fluktuasi Popularitas Trump, Ekonomi dan Inflasi Pusat Ketidakpuasan Warga AS

    Fluktuasi Popularitas Trump, Ekonomi dan Inflasi Pusat Ketidakpuasan Warga AS

    Des 27, 2025 20:40

    Pars Today - Sebuah laporan baru dari situs Economist menunjukkan bahwa popularitas Presiden AS telah mengalami tren penurunan di tahun yang penuh gejolak, terutama dipengaruhi oleh kinerja ekonomi negara.

  • Popularitas Trump Terus Menurun, Masa Depan Politik Partai Republik Terancam

    Popularitas Trump Terus Menurun, Masa Depan Politik Partai Republik Terancam

    Des 22, 2025 19:31

    Pars Today - Menurut hasil tiga jajak pendapat terbaru, Presiden AS Donald Trump menghadapi penurunan dukungan yang signifikan di antara basis pendukung tradisionalnya menjelang pemilu paruh waktu 2026 yang krusial.

  • Popularitas Donald Trump Terus Menurun

    Popularitas Donald Trump Terus Menurun

    Des 17, 2025 08:40

    Pars Today - Popularitas Presiden AS telah turun ke level terendah dalam beberapa bulan terakhir dalam jajak pendapat terbaru.

  • Bagaimana Trump Mencabut Kepercayaan Eropa terhadap Washington?

    Bagaimana Trump Mencabut Kepercayaan Eropa terhadap Washington?

    Nov 27, 2025 06:55

    Pars Today - Seorang anggota parlemen Jerman mengatakan bahwa Uni Eropa tidak lagi dapat mempercayai Amerika Serikat.

  • Popularitas Hamas di Gaza Meningkat, Warga Menolak Pelucutan Senjata

    Popularitas Hamas di Gaza Meningkat, Warga Menolak Pelucutan Senjata

    Nov 17, 2025 09:13

    Pars Today - Popularitas Hamas di kalangan warga Palestina di Gaza meningkat sejak gencatan senjata, yang menjadi tantangan tersendiri bagi rencana perdamaian Trump.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Ghalibaf:

    Ghalibaf: "AS Main Polisi Baik-Buruk, Tapi Rakyat Lebanon Tewas"

    2 hours ago
  • Gharibabadi: Setahun Melawan, Iran Tak Hanya Selamat Tapi "Menang Telak"

  • Setetes Darah, Sejuta Harapan: Merayakan Para Pahlawan Senyap

  • Starmer Terjepit: Krisis Pertahanan Inggris Mengguncang NATO

  • Saat Dunia Bersorak, Gaza Hanya Berbisik: "Kami Hanya Ingin Hidup"

Pilihan Editor
  • Dari Mesin hingga Tambang: Iran Ingin Jadi

    Dari Mesin hingga Tambang: Iran Ingin Jadi "Guru" bagi Afganistan dalam Era Pasca-Sanksi

    2 hours ago
  • Kapal Syahid Rudaki: Inovasi IRGC Kuasai Perairan Bebas

    Kapal Syahid Rudaki: Inovasi IRGC Kuasai Perairan Bebas

    3 hours ago
  • Perang dengan Iran: Cermin Retak Hegemoni Amerika

    Perang dengan Iran: Cermin Retak Hegemoni Amerika

    3 hours ago
Terpopuler
  • Irak Terjebak dalam "Kandang" Kesepakatan AS: Langit Dikuasai Washington, Kedaulatan Dipermainkan

  • "Kamu Gila. Semua Orang Benci Kamu": Peringatan Keras Trump yang Bikin Panggung Politik Israel Bergetar

  • Araghchi: "Kami Raih Kemenangan Strategis, Kini Waktunya Diplomasi Konsolidasi"

  • Transformasi Industri Mesir Berfokus pada Ekspor, Inovasi, dan Manufaktur Canggih

  • Panglima Elhami: "Sistem yang Hancur Terkena Rudal Musuh, Kami Ganti Kilat dengan Produksi Massal Lokal"

  • Jenderal Abdollahi: "Dunia Akan Segera Mendengar Gema Kemenangan Iran"

  • Jurnalis Zionis: Netanyahu Terkejut

  • Bendera Republik Islam Iran Berkibar di Jantung Los Angeles, AS

  • "MoU" Bukan "Deal Final": Hati-hati, Jalan Menuju Kesepakatan Masih Panjang & Berlubang

  • Pejabat Israel; Kami Ditipu Presiden Amerika

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss