Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

popularitas

  • Forbes: 56% Warga Amerika Tidak Menyetujui Trump

    Forbes: 56% Warga Amerika Tidak Menyetujui Trump

    Des 31, 2025 15:26

    Pars Today - Sebuah jajak pendapat baru menemukan bahwa 56% warga Amerika tidak puas dengan kinerja presiden negaranya pada tahun 2025.

  • Bagaimana Krisis Ekonomi dan Politik Dorong Popularitas Trump berada pada titik terendah?

    Bagaimana Krisis Ekonomi dan Politik Dorong Popularitas Trump berada pada titik terendah?

    Des 30, 2025 20:13

    Pars Today – Pemerintahan kedua Donald Trump, presiden AS di tahun pertamanya gagal memenuhi janji-janjinya, dan tidak mampu menyelesaikan krisis ekonomi politik. Dan pemerintahan ini menghadapi penurunan kepercayaan publik.

  • Apakah PM Jepang akan Membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat?

    Apakah PM Jepang akan Membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat?

    Des 30, 2025 14:15

    Pars Today - Mengingat popularitas kabinet Perdana Menteri Jepang yang tinggi sejak dibentuk beberapa bulan terakhir, Sanae Takaichi mempertimbangkan untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat dan mengadakan pemilihan umum dini pada tahun 2026, yang ditentangnya ketika berkuasa, untuk mendapatkan kembali mayoritas di parlemen.

  • Fluktuasi Popularitas Trump, Ekonomi dan Inflasi Pusat Ketidakpuasan Warga AS

    Fluktuasi Popularitas Trump, Ekonomi dan Inflasi Pusat Ketidakpuasan Warga AS

    Des 28, 2025 00:10

    Pars Today - Sebuah laporan baru dari situs Economist menunjukkan bahwa popularitas Presiden AS telah mengalami tren penurunan di tahun yang penuh gejolak, terutama dipengaruhi oleh kinerja ekonomi negara.

  • Popularitas Trump Terus Menurun, Masa Depan Politik Partai Republik Terancam

    Popularitas Trump Terus Menurun, Masa Depan Politik Partai Republik Terancam

    Des 22, 2025 23:01

    Pars Today - Menurut hasil tiga jajak pendapat terbaru, Presiden AS Donald Trump menghadapi penurunan dukungan yang signifikan di antara basis pendukung tradisionalnya menjelang pemilu paruh waktu 2026 yang krusial.

  • Popularitas Donald Trump Terus Menurun

    Popularitas Donald Trump Terus Menurun

    Des 17, 2025 12:10

    Pars Today - Popularitas Presiden AS telah turun ke level terendah dalam beberapa bulan terakhir dalam jajak pendapat terbaru.

  • Bagaimana Trump Mencabut Kepercayaan Eropa terhadap Washington?

    Bagaimana Trump Mencabut Kepercayaan Eropa terhadap Washington?

    Nov 27, 2025 10:25

    Pars Today - Seorang anggota parlemen Jerman mengatakan bahwa Uni Eropa tidak lagi dapat mempercayai Amerika Serikat.

  • Popularitas Hamas di Gaza Meningkat, Warga Menolak Pelucutan Senjata

    Popularitas Hamas di Gaza Meningkat, Warga Menolak Pelucutan Senjata

    Nov 17, 2025 12:43

    Pars Today - Popularitas Hamas di kalangan warga Palestina di Gaza meningkat sejak gencatan senjata, yang menjadi tantangan tersendiri bagi rencana perdamaian Trump.

  • Popularitas Trump Mencapai Titik Terendah

    Popularitas Trump Mencapai Titik Terendah

    Nov 19, 2025 10:23

    Pars Today - Hasil jajak pendapat terbaru Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa popularitas Donald Trump pada masa jabatan keduanya sebagai Presiden Amerika Serikat turun ke titik terendah dan mencapai 38 persen.

  • Ketegangan di Pemerintah Inggris atas Meningkatnya Popularitas Pendukung Palestina

    Ketegangan di Pemerintah Inggris atas Meningkatnya Popularitas Pendukung Palestina

    Nov 12, 2025 13:18

    Pars Today - Meningkatnya dukungan publik terhadap kelompok “Palestine Action” (Aksi untuk Palestina), yang baru-baru ini dinyatakan terlarang oleh pemerintah Inggris, telah menimbulkan ketegangan internal di Partai Konservatif yang berkuasa.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Putaran Baru Perundingan Nuklir Tidak Langsung Iran–AS Digelar dengan Mediasi Oman

    Putaran Baru Perundingan Nuklir Tidak Langsung Iran–AS Digelar dengan Mediasi Oman

    14 minutes ago
  • Perjalanan Araghchi ke Oman untuk Pembicaraan Nuklir tidak Langsung dengan AS

  • Pemimpin Agama Samawi: Pesan Bersama Semua Agama adalah Perdamaian

  • Parlemen Iran: Tehran Siap berunding, tapi akan Berikan Tanggapan tegas atas Kesalahan Strategis Musuh

  • Araghchi: Jerman Berubah dari Mesin Kemajuan menjadi Mesin Kemunduran Eropa

Pilihan Editor
  • Pakar Rusia: Dialog Budaya Menjadikan BRICS Berbeda

    Pakar Rusia: Dialog Budaya Menjadikan BRICS Berbeda

    6 hours ago
  • Kontak Telepon Menlu Mesir dan Grossi terkait Berkas Nuklir Iran

    Kontak Telepon Menlu Mesir dan Grossi terkait Berkas Nuklir Iran

    6 hours ago
  • Araghchi: Kami Bertindak dengan Itikad Baik, tapi Kami Teguh Membela Hak-hak Kami

    Araghchi: Kami Bertindak dengan Itikad Baik, tapi Kami Teguh Membela Hak-hak Kami

    9 hours ago
Terpopuler
  • Iran Kuasai Teknologi untuk Memproduksi Kompresor Sentrifugal

  • Araghchi: Jerman Berubah dari Mesin Kemajuan menjadi Mesin Kemunduran Eropa

  • Kowsari: Negosiasi Hanya Mengenai Nuklir!

  • Anggota Parlemen Iran: Trump Sedang Mencari Alasan untuk Meninggalkan Kawasan

  • Medvedev: Maduro Bakal Dibebaskan

  • Para Pemimpin Agama dan Intelektual Dunia Mendukung Ayatullah Khamenei

  • Rusia: Kami Berharap AS akan Menunjukkan Rasionalitas terkait Iran

  • Dari Malam Pertengahan Sya'ban di Masjid Jamkaran hingga Hujan Salju Lebat di Jepang

  • Kasus Epstein Tentukan Masa Depan PM Starmer

  • Mamosta Rostami: IRGC Sabuk Keamanan Iran

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss