Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i74832-indonesia_terpilih_jadi_anggota_dewan_ham_pbb
Prestasi kembali diukir oleh Indonesia dengan terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2020-2022 mendatang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 18, 2019 12:45 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. (tengah)
    Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. (tengah)

Prestasi kembali diukir oleh Indonesia dengan terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2020-2022 mendatang.

Indonesia memperoleh posisi itu setelah mengantongi 174 suara dalam pemilihan yang dilaksanakan di Markas Besar PBB di New York, Kamis (17/10/2019) seperti dilansir laman Kompas.

Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi anggota Dewan HAM PBB sebanyak empat kali. Yakni pada periode 2006-2007 selaku founding member.

Kemudian Jakarta terpilih kembali untuk masa jabatan 2007-2010, 2011-2014, kemudian 2015-2017 sebelum terpilih lagi pada tahun ini.

Sebelum ini, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan, Indonesia akan bersaing dengan negara Asia lainnya yaitu Irak, Jepang, Korea Selatan dan Marshall Island.

"Kelompok kita yaitu kelompok Asia Pasifik Group atau APG terdapat lima calon yaitu Indonesia, Irak, Jepang Korea Selatan dan Marshall Island untuk memperebutkan empat kursi. Jadi ada lima calon untuk empat kursi," ujarnya.

Menurut Retno, Indonesia akan mengusung tema 'A True Partner For Democracy Development and Social Justice'.

Dewan HAM PBB.

Setelah Indonesia terpilih kembali, Menlu Retno mengatakan, "Pagi hari ini waktu New York, Indonesia dapat memenangkan kompetisi dan ditetapkan sebagai anggota Dewan HAM PBB."

"Ini adalah amanah dan bukti kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia," terang Menlu seperti dikutip Antara.

Dipercayanya Indonesia tak saja memungkinkan untuk berpartisipasi secara aktif dan menentukan arah pembahasan suatu isu. Namun juga secara langsung memperjuangkan kepentingan nasional, dalam hal ini adalah memagari kedaulatan NKRI lewat Dewan HAM PBB.

Dewan HAM PBB beranggotakan 47 negara melalui pemilihan langsung maupun rahasia pada Mejalis Umum PBB dengan distribusi geografis.

Antara lain Afrika mendapat 13 kursi, Asia Pasifik 13 kursi, Amerika Latin dan Karibia 8 kursi, Eropa Barat dan negara lain 7 kursi, serta Eropa Timur 6 kursi.

"Untuk semua negara yang telah memberikan dukungan bagi Indonesia, kami memastikan akan menjadi mitra sejati pembangunan HAM dan keadilan sosial," terang Menlu Retno.

Dia menambahkan sebagai anggota, Indonesia tentu mempunyai kesempatan lebih besar untuk memperjuangkan kepentingan nasional secara maksimal.

"Namun di sisi lain, Indonesia juga akan terus memperjuangkan kerja sama di antara negara negara-negara untuk pemajuan dan penghormatan HAM," tegasnya.

Masih menurut Retno, Indonesia juga punya kans besar mendorong Dewan HAM PBB agar lebih efektif, efisien, obyektif, transparan, adil, dan non-politis, imparsial, dan membuka dialog dengan seluruh pihak untuk berorientasi pada hasil. (RM)