-
Presiden Majelis Umum PBB Dukung Reformasi Dewan Keamanan
Aug 30, 2022 08:54Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendukung percepatan reformasi di Dewan Keamanan lembaga ini, dengan mengatakan, "Dewan Keamanan harus mencerminkan realitas geopolitik dunia saat ini,".
-
Afghanistan, Agenda Sidang Dewan Keamanan PBB
Aug 28, 2022 12:52Dewan Keamanan PBB akan mengkhususkan sidang mendatangnya untuk mengkaji kondisi Afghanistan saat ini.
-
Rusia Minta Dewan Keamanan Bersidang Soal PLTN Zaporizhia
Aug 23, 2022 08:22Deputi Duta Besar Rusia untuk PBB mengumumkan bahwa Moskow menginginkan sidang Dewan Keamanan PBB mengenai pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhia.
-
Sidang DK-PBB Bahas Gaza Berakhir Tanpa Hasil
Aug 09, 2022 08:54Sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Jalur Gaza yang menjadi sasaran serangan rezim Zionis berakhir tanpa hasil.
-
Iran Memperingati hari Operasi Mersad Ke-34
Jul 30, 2022 07:14Iran memperingati 34 tahun operasi militer melawan kelompok teroris Organisasi Mujahidin-e-Khalq (MKO).
-
DK-PBB Kecam Serangan Turki di Irak Utara
Jul 26, 2022 07:24Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan terbaru pasukan artileri Turki di provinsi Dohuk di Irak utara.
-
Irak Desak Sidang Darurat Dewan Keamanan Bahas Serangan Turki ke Duhok
Jul 23, 2022 14:10Departemen Luar Negeri Irak menyatakan telah melayangkan pengaduan resmi ke Dewan Keamanan PBB terkait serangan terbaru Turki ke Provinsi Duhok, Irak.
-
Suriah Minta Dewan Keamanan Kecam Serangan Israel ke Damaskus
Jul 22, 2022 15:40Kementerian Luar Negeri Suriah meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengecam serangan dan agresi rezim Zionis Israel di daerah sekitar Damaskus.
-
Ukraina Minta Rusia Dicoret dari DK, Moskow: Mungkin jika PBB Bubar !
Jul 02, 2022 12:11Deputi pertama Wakil tetap Rusia di PBB menanggapi permintaan Presiden Ukraina untuk mencabut keanggotaan permanen Rusia di Dewan Keamanan.
-
Mengapa Doha Menjadi Tempat Dimulainya Babak Baru Perundingan Nuklir ?
Jun 29, 2022 05:22Dalam memilih tempat negosiasi biasanya harus memenuhi setidaknya tiga faktor. Pertama, posisi dan kebutuhan negara tuan rumah. Kedua, sikap dari pihak-pihak yang bernegosiasi. Dan ketiga, kondisi yang menentukan negosiasi.