-
Negara-negara Arab Pangkas Produksi Minyak
Apr 03, 2023 09:03Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, Irak, dan Aljazair mengumumkan pengurangan secara sukarela produksi minyak sekitar 1,071 juta barel per hari.
-
Popularitas Biden Terus Merosot di Amerika
Apr 02, 2023 10:22Hasil jajak pendapat di Amerika Serikat menunjukkan bahwa popularitas presiden negara ini terus menurun.
-
Biden Akui AS Alokasikan Dana untuk Mengintervensi Negara Lain
Apr 02, 2023 08:57Menurut Presiden AS Joe Biden, negara ini akan membelanjakan miliaran dolar untuk hal-hal yang disebutnya sebagai “menjaga obor kebebasan tetap menyala”.
-
Senat AS Batalkan Otorisasi Presiden terkait Perang Irak
Mar 30, 2023 14:10Senat Amerika Serikat menyetujui pembatalan otorisasi presiden negara ini terkait perang Irak.
-
Tanggapi Biden, Netanyahu: Israel Tolak Tekanan Asing !
Mar 29, 2023 12:39Perdana Menteri Rezim Zionis menanggapi statemen Presiden Amerika Serikat, dan mengatakan bahwa keputusan-keputusan Israel tidak akan diambil atas dasar tekanan asing.
-
Kanaani: AS Hanya Jujur Berkomitmen pada Keamanan Israel
Mar 29, 2023 09:17Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menganggap Zionis Israel sebagai satu-satunya tempat di mana Amerika Serikat secara jujur berkomitmen terhadap keamanannya.
-
AS: Kami Tak Khawatir Perang Sipil Bakal Pecah di Israel
Mar 28, 2023 14:53Koordinator hubungan strategis Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat mengatakan, Presiden AS tidak mengkhawatirkan kemungkinan pecahnya perang sipil di Israel.
-
Amerika Tinjauan dari Dalam, 25 Maret 2023
Mar 25, 2023 16:09Perkembangan di Amerika selama sepekan lalu diwarnai sejumlah isu penting, di antaranya: Gedung Putih: Kami Menolak Gencatan Senjata di Ukraina.
-
Biden: Kami Tak Ingin Berkonflik dengan Iran
Mar 25, 2023 12:58Presiden Amerika Serikat, menegaskan bahwa negaranya tidak ingin terlibat dalam konflik dengan Republik Islam Iran.
-
Menteri Keuangan AS Akui Salah Perhitungan Washington soal Sanksi Anti-Iran
Mar 24, 2023 08:40Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen mengakui bahwa sanksi Washington terhadap Tehran "jauh kurang efektif dari yang kami inginkan".