Bashar Assad: Krisis Suriah Harus Berakhir
Presiden Suriah mengatakan, krisis yang melanda negara ini harus berakhir.
IRNA (18/6) mengutip kantor berita nasional Lebanon melaporkan, Bashar Al Assad, Presiden Suriah baru-baru ini dalam pertemuan dengan delegasi komunitas Katolik Asiria Antakia di Damaskus menuturkan, pasca berakhirnya krisis yang diciptakan para teroris di Suriah, kondisi negara ini akan lebih baik dari sebelumnya.
Bashar Al Assad menekankan keteguhan rakyat dan militer Suriah.
Ia menjelaskan, rakyat Suriah harus hidup rukun berdampingan dengan semangat persaudaraan dan kejujuran. Rekonsiliasi harus diterapkan di seluruh penjuru Suriah.
Assad menekankan urgensi upaya untuk memperkuat kehadiran warga Suriah di wilayah-wilayah mereka dan mendorong rakyat untuk kembali serta berpartisipasi dalam membangun Suriah daripada terlantar dan mengungsi.
Delegasi Kristen Katolik Asiria Antakya menjelaskan bahwa konspirator anti-Suriah berafiliasi ke beberapa negara di kawasan yang melanggar hak-hak manusia atas nama agama.
Mereka menegaskan, negara-negara itu menginjak hak bangsa-bangsa tertindas untuk mencapi tujuannya dan terus menabuh genderang kekerasan dan perang.
Delegasi warga Kristen Asiria yang terdiri dari delapan uskup dan tokoh-tokoh Kristen pimpinan Kardinal Ignatius Joseph III Yonan bertemu Bashar Al Assad di Damaskus. (HS)