Jelang Kunjungan Biden, Israel Tempatkan 16 Ribu Polisi di Tel Aviv
-
Polisi dan tentara Israel
Sekitar 16 ribu petugas polisi Rezim Zionis akan disiagakan selama kunjungan Presiden AS ke berbagai wilayah pendudukan karena kekhawatiran keamanan.
Presiden AS Joe Biden akan melakukan safari ke Timur Tengah pada 13-16 Juli dan bertolak dari Tel Aviv ke Arab Saudi pada 16 Juli untuk menghadari KTT Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC).
Menurut laporan Sputnik Senin (11/7/2022), Jubir Kepolisian Rezim Zionis, Mikhail Zingerman selama jumpa pers mengatakan, sedikitnya 16.000 petugas polisi akan dikerahkan untuk memastikan keamanan selama kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Israel dan angka ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Menurut jubir Kepolisian Rezim Zionis, petugas keamanan akan menjamin kunjungan presiden AS ke Tel Aviv, dan salah satu tugas utama mereka adalah meminimalkan kerugian pada tingkat dan arus normal kehidupan warga.
Di laporan ini sebutkan, pelatihan untuk operasi tersebut dilakukan selama dua bulan bersama dengan petugas pemadam kebakaran, Badan Keamanan Israel (Shin Bet), dan Kementerian Luar Negeri Israel.
Diperkirakan akan ada pemblokiran jangka pendek di sejumlah jalan tol, sehingga warga dihimbau untuk mengikuti perkembangan terkini dari kepolisian.
Kunjungan presiden AS ke Arab Saudi dan Palestina pendudukan menuai kritik luas dalam negeri dan komunitas HAM karena pengabaian atas pelanggaran HAM di Palestina dan Arab Saudi. (MF)