Tinggalkan Wilayah Pendudukan, Setengah Warga Israel Ogah Kembali
-
Warga Zionis Israel.
Surat kabar Zionis Yedioth Ahronoth menulis bahwa satu juta orang Israel berada di luar wilayah Palestina pendudukan (Israel) dan setengah dari mereka sama sekali tidak ingin kembali.
Lebih dari 100 tahun telah berlalu sejak Deklarasi Balfour dan 75 tahun sejak berdirinya rezim pendudukan Zionis, persoalan imigrasi yang merupakan salah satu fondasi berdirinya rezim ini diguncang oleh adanya imigrasi balik.
Deklarasi Balfour adalah pernyataan terbuka yang dikeluarkan pemerintah Inggris pada tahun 1917 semasa Perang Dunia I untuk mengumumkan dukungan bagi pembentukan sebuah "kediaman nasional bagi bangsa Yahudi" di Palestina.
Menurut laporan Yedioth Ahronoth, 47 persen orang Israel yang meninggalkan wilayah pendudukan memutuskan untuk tidak kembali selamanya.
Sementara, berdasarkan survei yang diumumkan di wilayah pendudukan, popularitas Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu terus menurun.
Media Zionis Ma'ariv melaporkan bahwa jika pemilihan Knesset (parlemen) diadakan sekarang, partai oposisi akan memenangkan 70 kursi dan partai yang membentuk kabinet saat ini akan mendapatkan 50 kursi. (RA)