Perlawanan Palestina Hujani Pangkalan Militer Rezim Zionis dengan Roket
Pasukan perlawanan Palestina kembali melancarkan serangan roket ke arah pangkalan militer rezim Zionis pada hari ke-19 operasi Badai Al-Aqsa.
Brigade Ezzeddin Qassam, Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menargetkan pangkalan militer Raim dan pemukiman Zionis di sekitar Jalur Gaza dengan serangan roket pada Rabu (25/10/2023) pagi.
Pangkalan militer Zionis Ra'im dikenal sebagai markas besar unit anti-Gaza, dan pejuang Hamas menyusup ke pangkalan tersebut pada awal pertempuran badai Al-Aqsa pada tanggal 7 Oktober lalu. Pada hari kedua operasi Badai Al-AQsa, pasukan perlawanan Palestina merilis gambar kendali mereka atas pangkalan ini dan keberhasilan kembalinya seluruh pejuang perlawanan dari pangkalan tersebut.
Media rezim Zionis hari ini melaporkan bahwa sirene peringatan berbunyi di pemukiman Zionis di Kisofim, Al-Ain al-Tiraha, Askelon dan Zikim.
Sayap militer Hamas juga menerbitkan gambar serangan roket dan rudal terhadap posisi Zionis kemarin sebagai tanggapan atas berlanjutnya kejahatan rIsrael terhadap Gaza.
Beberapa jam lalu, reporter Al-Mayadeen melaporkan setidaknya 100 warga Palestina gugur dalam serangan brutal jet tempur Zionis di berbagai wilayah Gaza hanya dalam beberapa jam lalu.
Selama 19 hari telah berlalu sejak dimulainya operasi Badai Al-Aqsa melawan rezim Zionis.
Operasi Badai Al-Aqsa sejauh ini telah menswaskan sedikitnya 1.300 Zionis. Untuk menebus kekalahan tersebut, militer rezim Zionis membombardir Jalur Gaza, yang menyebabkan kehancuran kawasan pemukiman dan infrastrukturnya, dan mengakibatkan lebih dari 6.000 orang gugur, dan cedera, serta ribuan orang lainnya terlantar.(PH)