Data 30 Desember, Rekor Bunuh Diri di Militer Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i183308-data_30_desember_rekor_bunuh_diri_di_militer_israel
Pars Today - Dalam laporan tahun 2025, Militer Zionis Israel mengumumkan pencatatan 21 kasus bunuh diri dan kematian 151 tentara. Statistik yang dianggap sebagai tingkat bunuh diri tertinggi dalam 15 tahun terakhir.
(last modified 2026-01-03T13:00:03+00:00 )
Des 31, 2025 13:30 Asia/Jakarta
  • Rekor bunuh diri di Militer Zionis
    Rekor bunuh diri di Militer Zionis

Pars Today - Dalam laporan tahun 2025, Militer Zionis Israel mengumumkan pencatatan 21 kasus bunuh diri dan kematian 151 tentara. Statistik yang dianggap sebagai tingkat bunuh diri tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Menurut laporan Pars Today, Militer Israel menerbitkan ringkasan data korban jiwa pada tahun 2025, dan mengakui bunuh diri puluhan tentara. Pada hari Selasa, 30 Desember, Militer Israel menerbitkan ringkasan data korban jiwa untuk tahun 2025.

Dalam laporan ini, peningkatan kematian akibat bunuh diri telah menarik perhatian lebih dari yang lain. Pada tahun 2025, tercatat 21 kasus bunuh diri di Militer Israel, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 15 tahun terakhir.

Laporan baru Militer Israel tentang korban jiwa militer menunjukkan peningkatan terus-menerus dalam jumlah bunuh diri.

Menurut laporan ini, 151 tentara Angkatan Darat Israel telah tewas selama tahun ini karena berbagai alasan. Salah satu poin penting di antara angka-angka ini adalah jumlah tentara yang menjadi penyebab kematiannya tercatat sebagai bunuh diri.

Menurut data yang dirilis oleh Militer Israel, dari total korban jiwa pada tahun 2025, 88 orang meninggal selama kegiatan operasional, 15 karena sakit, 3 dalam operasi front perlawanan, dan 21 karena kecelakaan. 21 dari korban jiwa tersebut juga tercatat sebagai "dugaan bunuh diri".

Militer Israel terpaksa memperluas layanan medisnya sebagai bagian dari responsnya terhadap meningkatnya tekanan mental.

Menurut data ini, lebih dari seribu petugas kesehatan mental telah ditempatkan di semua cabang tentara. Di setiap brigade juga ditugaskan seorang petugas kesehatan mental khusus. Puluhan petugas ini juga telah memasuki zona perang untuk memberikan bantuan emosional dan psikologis segera setelah peristiwa-peristiwa kompleks.

Tentara Israel selalu menyensor jumlah korban jiwanya untuk mengendalikan opini publik, tapi mereka tidak dapat menyangkal peningkatan jumlah korban jiwa di antara tentaranya, terutama mereka yang meninggal karena bunuh diri.(sl)