Houthi: Amerika Memainkan Peran Kunci dalam Mengawasi Agresi ke Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i187686-houthi_amerika_memainkan_peran_kunci_dalam_mengawasi_agresi_ke_yaman
Pars Today - Pemimpin Gerakan Ansarallah Yaman, dengan menyinggung bahwa agresi koalisi agresor terhadap Yaman masih berlanjut dan mengatakan, “Amerika memainkan peran kunci dalam mengawasi agresi melalui alat pengkhianatan dan perpecahan regional dan domestik.”
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Mar 26, 2026 18:31 Asia/Jakarta
  • Sayid Abdulmalik Badreddin Al-Houthi, Sekjen Ansarallah Yaman
    Sayid Abdulmalik Badreddin Al-Houthi, Sekjen Ansarallah Yaman

Pars Today - Pemimpin Gerakan Ansarallah Yaman, dengan menyinggung bahwa agresi koalisi agresor terhadap Yaman masih berlanjut dan mengatakan, “Amerika memainkan peran kunci dalam mengawasi agresi melalui alat pengkhianatan dan perpecahan regional dan domestik.”

Menurut laporan hari Kamis Pars Today mengutip IRNA, sebagaimana disebutkan jaringan Al Jazeera, Sayid Abdulmalik Badreddin Al-Houthi dalam sebuah pidato untuk memperingati Hari Nasional Perlawanan, mengatakan, “Ketika koalisi agresor memulai agresi mereka, rakyat Yaman yang terkasih memiliki dua pilihan: menyerah atau melawan. Hasil dari pilihan menyerah sangat buruk, dan itu adalah kehilangan kebebasan, martabat, dan hilangnya semua hak yang sah.”

Ia berkata, “Pilihan untuk melawan adalah pilihan yang layak untuk martabat manusia dan harga diri iman. Rakyat kita yang terkasih menghadapi agresi pasukan tiran, penjajah, dan penindas, dan pilihan itu adalah pilihan yang tepat. Amerika memainkan peran kunci dalam mengawasi agresi melalui alat pengkhianatan dan perpecahan regional dan domestik.”

Sayid Al-Houthi di bagian lain dari pidatonya mengatakan, “Musuh-musuh umat Islam, yaitu Zionis dan corong propaganda mereka, telah meluncurkan serangan yang tujuannya adalah untuk menanamkan budaya menyerah.”

Ia melanjutkan, “Sayangnya, pendekatan resmi negara-negara Arab dan sebagian besar dunia Islam sejalan dengan budaya ini. Salah satu kejahatan terbesar dan pengkhianatan paling keji dan kejahatan paling mengerikan adalah menyerahkan kami kepada Amerika dan Israel. Ini adalah pengkhianatan besar dan ketidakadilan yang mengerikan bagi umat.”

Pemimpin Ansarallah Yaman mengkritik pendekatan Arab Saudi di bidang ini, dan mengatakan, “Agresi Amerika dan Arab Saudi terhadap Yaman masih berlanjut, meskipun ketegangan telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu masalah terbesar di kawasan ini adalah hubungan Arab Saudi dengan rencana Amerika dan Israel terhadap bangsa-bangsa di kawasan ini, dan di antaranya adalah Yaman."

Ia menegaskan bahwa Yaman tidak netral dalam perkembangan di Asia Barat dan beroperasi dalam kerangka dukungan untuk umat Islam dan melawan rencana Zionis.

Al-Houthi, menyinggung dukungan Iran terhadap Yaman, menyebutnya sebagai satu-satunya negara yang secara resmi menyatakan solidaritas terhadap agresi terhadap Yaman.

Ia berkata, "Kami berdiri di sisi kebebasan dan martabat umat Islam, dan ini adalah posisi prinsip."

Al-Houthi menekankan, "Kami menyatakan bahwa kami tidak akan pernah ragu dalam menjalankan tugas Islam kami dalam jihad di jalan Tuhan melawan tiran zaman, yaitu Yahudi Zionis dan lengan Amerika mereka."

Ia menambahkan, "Setiap perkembangan di medan perang yang memerlukan tindakan militer akan dilakukan, dengan mengandalkan Tuhan, dan seperti tahap-tahap sebelumnya, dengan percaya diri."

Sekjen Ansarullah di akhir pidatonya meminta rakyat Yaman untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap rakyat Palestina dan menentang agresi Amerika-Israel dengan berpartisipasi dalam jumlah besar dalam pawai hari Jumat, dan menggambarkan kehadiran ini sebagai simbol ketahanan, martabat, dan identitas iman rakyat Yaman.(sl)