Irak Tolak Pengasingan Ulama dari Bahrain
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i38218-irak_tolak_pengasingan_ulama_dari_bahrain
Rezim Al-Khalifa di bawah dukungan Arab Saudi dan Amerika Serikat, sedang mengupayakan pengasingan Syeikh Isa Qassem, ruhaniwan Syiah terkemuka Bahrain. Sebuah upaya yang dipastikan akan melipatgandakan kemarahan rakyat Bahrain terhadap rezim Al-Khalifa.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
May 25, 2017 11:51 Asia/Jakarta
  • Syeikh Isa Qassem
    Syeikh Isa Qassem

Rezim Al-Khalifa di bawah dukungan Arab Saudi dan Amerika Serikat, sedang mengupayakan pengasingan Syeikh Isa Qassem, ruhaniwan Syiah terkemuka Bahrain. Sebuah upaya yang dipastikan akan melipatgandakan kemarahan rakyat Bahrain terhadap rezim Al-Khalifa.

Aksi hukum dan disusul militer rezim Al-Khalifa terhadap Syeikh Isa Qassem, sejak Ahad lalu telah memasuki tahap baru. Setelah pengumuman vonis ruhaniwan ini dan serangan pasukan Bahrain dan Saudi ke wilayah Al-Diraz, dan blokade kediaman rumah Syeikh Isa Qassem, kini rezim Al-Khalifa sedang mengupayakan pengasingan ulama besar Bahrain tersebut.

Dalam hal ini, televisi Al-Mayadeen, pada Rabu (24/5/2017) melaporkan, Perdana Menteri Irak, Haider Al-Abadi, menentang permintaan Bahrain untuk menerima pengasingan Syeikh Isa Qassem.

Beberapa hari lalu, seorang mediator menyerahkan permintaan pemerintah Bahrain untuk mengasingkan Syeikh Isa Qassem dari wilayah Al-Diraz menuju kota Najaf, Irak. Namun PM Irak menolak permintaan tersebut.

Bersamaan dengan upaya rezim Al-Khalifa untuk mengasingkan Syeikh Isa Qassem, protes warga Bahrain juga semakin meningkat dan dalam rangka mendukung ulama besar itu, para ulama Bahrain pada Rabu dan Kamis mengumumkan sebagai hari berkabung nasional.

Para ulama Bahrain dalam pernyataan mereka memperingatkan langkah brutal pasukan rezim Al-Khalifa di wilayah Al-Diraz.

Hingga kini nasib dan kondisi Syeikh Isa Qassem belum diketahui.(MZ)