Pusat HAM Bahrain Tuntut Penghentian Penyiksaan terhadap Aktivis
-
Pusat HAM Bahrain.
Pusat Hak Asasi Manusia Bahrain dalam akun resminya di jejaring sosial Twitter menuntut penghentian penyiksaan di negara ini dan diakhirnya tekanan terhadap para aktivis dunia maya oleh badan peradilan rezim Al Khalifa.
Seperti dilansir IRNA, Pusat HAM Bahrain pada Rabu (31/5/2017) mengumumkan, para aktivis politik dan sosial serta blogger Bahrain dalam beberapa bulan terakhir ini disiksa dan terpaksa meninggalkan pekerjaannya.
Disebutkan pula bahwa badan peradilan rezim Al Khalifa harus bertanggung jawab atas penyiksaan terhadap warga Baharin.
Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa. Mereka berunjuk rasa damai untuk menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan pilihan rakyat.
Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan aparat keamanan Arab Saudi, rezim ini menumpas para aktivis dan revolusioner Bahrain dan memenjarakan mereka.(RA)