Di Balik Kunjungan Raja Bahrain ke Mesir
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i39176-di_balik_kunjungan_raja_bahrain_ke_mesir
Ketika gejolak di dunia Arab Teluk Persia sedang mencapai puncaknya, Hamad bin Isa, Raja Bahrain yang dua hari lalu berkunjung ke Riyadh, kali ini berkunjung ke Kairo dengan jarak waktu kurang dari tiga bulan dari kunjungan sebelumnya. Menurut rencana Raja Bahrain juga akan berkunjung ke Uni Emirat Arab.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Jun 09, 2017 15:51 Asia/Jakarta

Ketika gejolak di dunia Arab Teluk Persia sedang mencapai puncaknya, Hamad bin Isa, Raja Bahrain yang dua hari lalu berkunjung ke Riyadh, kali ini berkunjung ke Kairo dengan jarak waktu kurang dari tiga bulan dari kunjungan sebelumnya. Menurut rencana Raja Bahrain juga akan berkunjung ke Uni Emirat Arab.

Hamad bin Isa Al-Khalifa, Raja Bahrain pada Rabu (7/6/2017) berkunjung ke Arab Saudi dan bertemu dengan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz. Keesokan harinya, Hamad bin Isa bertolak dari Riyadh menuju Kairo dan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fatah El-Sisi. Sementara hari Jumat (9/6/2017) langsung menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Kunjungan Raja Bahrain ke Arab Saudi, memang tidak mengejutkan karena Bahrain selama beberapa tahun terakhir praktis dikelola oleh rezim Al-Saud. Mengingat Uni Emirat Arab juga mengekor politik regional Arab Saudi, maka kunjungan Hamad bin Isa ke UEA juga dapat dipandang biasa. Namun kunjungannya ke Kairo dan pertemuan dengan Abdel Fatah El-Sisi, dinilai sangat penting.

Indikasi awalnya adalah, kunjungan Hamad bin Isa ini merupakan kunjungan keduanya ke Kairo itu dilakukan kurang dari tiga bulan sejak kunjungan sebelumnya dan ini merupakan kunjungan ketiganya dalam satu tahun terakhir. Hamad bin Isa pada April 2016 dan 27 Maret 20017 berkunjung ke Kairo dan bertemu dengan El-Sisi.

Pengaruh terpenting dari kunjungan Hamad bin Isa pada Marat lalu adalah pertemuan Raja Salman bin Abdulaziz dengan Presiden Mesir Abdel Fatah El-Sisi di Yordania, atau dua hari setelah kunjungan Hamad bin Isa.

Di gelar KTT Liga Arab pada 29 Maret 2017 di Yordania dan Raja Salman dalam pertemuan tersebut bertemu dengan El-Sisi yang sekaligus mengakhiri gejolak hubungan antara Arab Saudi dan Mesir yang telah berlangsung selama tujuh bulan.

Adapun kunjungan Hamad bin Isa kali ini ke Kairo dilakukan di saat, gejolak antara Qatar dengan Arab Saudi, UEA dan Bahrain telah semakin meruncing, dan di sisi lain Kairo memutus hubungan diplomatiknya dengan Doha.

Tampaknya tujuan kunjungan Hamad bin Isa ke Kairo adalah pengokohan perspektif negatif Mesir terhadap Qatar, pengokohan keselarasan langkah Mesir dengan Arab Saudi, UEA dan Bahrain, serta berlanjutnya upaya untuk meningkatkan keharmonisan Arab Saudi dan Mesir.

Dalam hal ini, televisi Nil menyebutkan, Raja Bahrain dalam pertemuannya dengan El-Sisi seraya menekankan kekompakan Arab juga menegaskan bahwa Mesir selalu menjadi kutub penting dalam keamanan regional dan nasional. Dalam pertemuan itu, Hamad bin Isa dan El-Sisi, menilai politik Qatar sebagai contoh sebuah politik "anti-Arab" oleh sebuah negara Arab yang akan mengancam keamanan nasional Arab dan persatuan negara-negara Arab.

Dapat dikatakan bahwa Hamad bin Isa, Raja Bahrain, sekarang berlaku sebagai delegasi Raja Arab Saudi untuk menjalankan misi mengupayakan kedekatan hubungan Mesir dan Arab Saudi.(MZ)