Rezim Al Khalifa Semakin Represif terhadap Sheikh Isa Qassim
-
Protes rakyat Bahrain dukung Sheikh Isa Qassim
Pusat HAM Bahrain melaporkan berlanjutnya aksi represif rezim Al Khalifa terhadap Sheikh Isa Qassim.
Pusat HAM Bahrain dalam statemen terbarunya menyatakan, Para pejabat Bahrain menempatkan Sheikh Isa Qassim di wilayah Al Diraz dalam kepungan blokade militer.
Hingga kini, ulama terkemuka Bahrain ini berada dalam blokade militer yang semakin ketat selama lebih dari 70 hari.
Sementara itu, Koalisi Pemuda Revolusioner 14 Februari melancarkan protes terhadap peningkatan blokade militer di wilayah Al Diraz, terutama rumah Seikh Isa Qassim.
Pada 21 Mei 2017, pengadilan Bahrain menjatuhkan vonis hukuman penjara selama setahun kepada Seikh Isa Qassim, dan denda senilai 100.000 dinar atau 265 ribu dolar dengan tudingan pencucian uang dan aksi subversif yang tidak didukung bukti kuat.
Selain itu, Sheikh Isa Qassim juga dicabut kewarganegaraannya atas tudingan infaktual.
Hingga kini, pasukan rezim Al Khalifa melancarkan berbagai serangan terhadap daerah Al Diraz yang menyebabkan sejumlah pendukung Sheikh Qassim tewas dan terluka, serta ratusan lainnya ditangkap.
Bahrain dilanda protes rakyat sejak Februari 2011 hingga kini. Mayoritas rakyat Bahrain menuntuk kebebasan, keadilan dan dihilangkannya diskriminasi serta berdirinya pemerintahan demokratis di negara Arab itu.