Bahrain Tangguhkan Sidang Adili Aktivis HAM
-
Aktivis HAM Bahrain, Nabil Rajab
Rezim Al Khalifa menangguhkan sidang pengadilan terhadap Nabil Rajab, ketua pusat HAM Bahrain, dan akan digelar pada 11 September mendatang.
Situs Manama Post hari Rabu (9/8) menulis, Pengadilan Bahrain menunda sidang tertutup terhadap Nabil Rajab dari tanggal tujuh Agustus 2017, yang dihadiri perwakilan dari kedutaan AS di Bahrain, dan sejumlah kedutaan negara lainnya, menjadi tanggal 11 September 2017.
Nabil Rajab diseret ke meja hijau setelah menulis pesan di Twitternya mengenai penyiksaan terhadap para tahanan.
Selain itu, aktivis HAM Bahrain ini mengkritik sikap pemerintah Manama yang mengekor kebijakan Arab Saudi dalam agresi militer terhadap Yaman.
Sidang pengadilan terhadap Nabil Rajab berulangkali ditangguhkan, dan proses penyelidikan terhadap tudingan kepadanya berlarut-larut.
Bahrain dilanda protes rakyat menentang rezim Al Khalifa sejak 2011 lalu hingga kini.
Rakyat Bahrain menuntut kebebasan, dihilangkannya diskriminasi dan ditegakkannya keadilan serta naiknya pemerintahan demokratis.