Tentara Al Khalifa Kembali Larang Pelaksanaan Shalat Jumat di Al-Diraz
-
Warga Bahrain
Pasukan militer rezim Al Khalifa untuk ke-56 pekan berturut-turut melarang pelaksanaan shalat Jumat di daerah al-Diraz yang telah diblokade.
Menurut laporan FNA Jumat (11/8), para aktivis media sosial mempublikasikan gambar-gambar dari shalat yang dilakukan warga Bahrain di hari Jumat di masjid Imam Shadiq as di daerah al-Diraz, dimana kondisi ini telah berjalan lebih dari setahun dan dibawah blokade ketat pihak keamanan.
Rezim Bahrain sejak bulan Juni 2016 telah mengumumkan daerah al-Diraz yang terletak di barat Manama, ibukota Bahrain dan daerah tempat tinggal Sheikh Isa Qassim, ulama Syiah terkenal negara ini sebagai daerah terlarang.
Pengadilan rezim Al Khalifa menghukum Shaikh Isa Qasim satu tahun penjara dan membayar 100 ribu Dinar Bahrain (sekitar 265 ribu dolar) disertai kewarganegaraannya dicabut dengan alasan dibuat-buat telah melakukan pencucian uang dan menentang rezim Bahrain.
Bahrain sejak bulan Februari 2011 menyaksikan protes damai rakyat menentang rezim Al Khalifa. Warga Bahrain menuntut kebebasan, terciptanya keadilan, penghapusan diskriminasi dan pemerintah yang berasal dari pilihan rakyat.