Rezim Bahrain Larang Warganya Tunaikan Shalat Jumat
-
pasukan keamanan Bahrain
Militer rezim Al Khalifa kembali menghalangi pelaksanaan shalat Jumat warga Syiah di wilayah al-Diraz, Bahrain.
Mehr News melaporkan, para jemaah shalat Jumat di wilayah al-Diraz, pekan ini kembali menghadapi penghalangan dari militer rezim Al Khalifa yang melarang masuknya imam shalat Jumat dan para jemaah shalat dari berbagai wilayah lain ke al-Diraz.
Para jemaah akhirnya terpaksa menunaikan shalat secara furada dan mengecam aksi rezim Al Khalifa.
Wilayah al-Diraz, tempat tinggal Syeikh Issa Qassem, ruhaniwan terkemuka dan pejuang Bahrain yang sejak Juni 2016 (sekitar 13 bulan yang lalu) diadili dan dicabut kewarganegaraannya, telah dikepung oleh pasukan keamanan rezim Al Khalifa.
Tentara rezim Al Khalifa juga melanjutkan aksi brutal mereka terhadap warga Bahrain khususnya di al-Diraz, dan lebih dari setahun lalu pemerintah Bahrain melarang warga menunaikan shalat Jumat.
Bahrain telah menjadi ajang demonstrasi damai warga yang anti-rezim Al Khalifa sejak Fabruari 2011. Mereka menuntut kebebasan, keadilan, pemberantasan diskriminasi dan pembentukan pemerintahan demokratif. Namun tuntutan rakyat Bahrain dibalas rezim Al Khalifa dengan politik tangan besi. (MZ)