Sekjen Hizbullah: Lebanon Terbebas dari Perang Saudara
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i75216-sekjen_hizbullah_lebanon_terbebas_dari_perang_saudara
Sekjen Hizbullah Lebanon, Jumat (1/11/2019) dalam pidato memperingati meninggalnya Allamah Sayid Murtadha Al Amili, mengulas perkembangan terbaru Lebanon terutama pasca pengunduran diri Saad Hariri dari posisi perdana menteri negara itu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 02, 2019 07:50 Asia/Jakarta

Sekjen Hizbullah Lebanon, Jumat (1/11/2019) dalam pidato memperingati meninggalnya Allamah Sayid Murtadha Al Amili, mengulas perkembangan terbaru Lebanon terutama pasca pengunduran diri Saad Hariri dari posisi perdana menteri negara itu.

Iran Press (1/11) melaporkan, Sayid Hassan Nasrullah mengatakan, dalam dua pekan terakhir kita berhasil terbebas dari konspirasi musuh untuk menciptakan kekacauan dan perang saudara, dan berdasarkan informasi yang kami miliki, kami mengetahui siapa saja yang mendanai dan siapa yang diprovokasi untuk mengacaukan situasi. 

Sekjen Hizbullah menyebut kecaman-kecaman yang dilontarkan saat unjuk rasa, tendensius dan tidak pernah terjadi sebelumnya.

"Beberapa orang dibayar untuk meneriakkan kecaman-kecaman itu, dan karena warga Lebanon memiliki senjata tajam atau senapan, maka beberapa pihak berusaha mengadu domba mereka," imbuhnya.

Nasrullah menekankan kesadaran dan kewaspadaan warga Lebanon serta kepatuhan pada undang-undang. Menurutnya, sejumlah pejabat Lebanon memprovokasi warga.

Sekjen Hizbullah menegaskan bahwa tuntutan rakyat tidak boleh dipolitisasi, dan ia meminta para pemimpin politik untuk mencegah aksi demonstrasi melebar ke masalah ras atau mazhab.

Ia menuturkan, hingga kini tidak ada yang namanya pemerintahan Hizbullah di Lebanon, dan mereka yang mengeluarkan kata-kata semacam ini ingin menyalahkan Hizbullah atas semua masalah yang muncul.

Sayid Hassan Nasrullah menerangkan, kita sampai sekarang masih belum menang, dan tidak boleh keliru mengambil sikap. Seluruh sikap kita lahir dari kekhawatiran atas Lebanon.

Sehubungan dengan pengunduran diri Saad Hariri, Nasrullah menuturkan, Hizbullah sejak awal sudah mengumumkan tidak menyetujui pengunduran diri ini. Usulan Hizbullah adalah pemerintah menggelar pertemuan dengan wakil rakyat untuk mengesahkan undang-undang perang melawan korupsi dan pembebasan tahanan, dan rakyat merasakan tuntutan-tuntutan mereka dipenuhi.

Sekjen Hizbullah juga menganggap perombakan kabinet tidak penting, dan dapat mendorong Lebanon ke arah kevakuman politik serta ketegangan.

Nasrullah menjelaskan, Amerika berusaha merusak perekonomian Lebanon, dan hal ini bukan tuduhan, tapi ada buktinya.

Di akhir pidatonya Sekjen Hizbullah menyinggung penembakan jatuh drone rezim Zionis Israel di selatan Lebanon dan mengatakan, Hizbullah sama sekali tidak mencemaskan situasi yang terjadi, dan penembakan jatuh drone Israel membuktikan bahwa kelompok perlawanan tidak takut. (HS)