Rusia Putuskan Bangun Pangkalan Militer di Pasifik
Komandan Pasukan Pertahanan Udara Rusia mengabarkan pembangunan pangkalan Armada Pasifik (Pacific Fleet) negara itu di pulau Matua yang merupakan bagian dari kepulauan Kuril.
IRNA (26/5) melaporkan, Jenderal Sergey Surovikin, Komandan Pasukan Pertahanan Udara Rusia mengatakan, tahap-tahap pengkajian kemungkinan pembangunan pangkalan laut Rusia di pulau Matua sedang dilakukan dan sejumlah pasukan sudah ditempatkan di sana.
Ia menjelskan, pulau Sakhalin dan kepulauan Kuril Selatan adalah pusat pertahanan Timur Rusia yang menjamin keamanan dan integritas seluruh wilayah negara ini.
Kanal 2 TV nasional Rusia terkait hal ini mengabarkan, tim ahli dari Kementerian Pertahanan dan Masyarakat Geografi Rusia saat ini tengah melakukan ekspedisi di pulau Matua untuk mengkaji kemungkinan pembangunan pangkalan militer di pulau tersebut.
Empat pulau Kuril Selatan selain mengandung sumber minyak dan gas, juga memiliki cadangan sumber maritim lainnya.
Pulau-pulau yang terletak di Samudra Pasifik itu memiliki posisi strategis dan Rusia berulang kali menegaskan bahwa keempat pulau itu tidak mungkin kembali ke tangan Jepang.
Rusia dan Jepang, setelah berlalu sekitar 70 tahun sejak PD II, sampai sekarang belum menandatangani kesepakatan damai, pasalnya Tokyo menjadikan penyerahan pulau-pulau itu sebagai syarat penandatanganan kesepakatan dengan Rusia.
Pulau-pulau dimaksud, sebelumnya dikuasai oleh Uni Soviet, dan Rusia menganggap statusnya sekarang sama dengan statusnya dulu di era Perang Dunia kedua dan tidak mungkin kembali ke tangan Jepang. (HS)