Warga Donetsk dan Luhansk Bergembira Sambut Dekrit Putin
https://parstoday.ir/id/news/world-i115860-warga_donetsk_dan_luhansk_bergembira_sambut_dekrit_putin
Rakyat Donetsk dan Luhansk menyatakan kepuasannya atas dekrit presiden Rusia yang mengakui kemerdekaan wilayah ini dari Ukraina.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 22, 2022 09:57 Asia/Jakarta
  • Warga Donetsk dan Luhansk Bergembira Sambut Dekrit Putin

Rakyat Donetsk dan Luhansk menyatakan kepuasannya atas dekrit presiden Rusia yang mengakui kemerdekaan wilayah ini dari Ukraina.

Wilayah Donbass di Ukraina timur terdiri dari wilayah Donetsk dan Luhansk, serta beberapa wilayah berpenduduk etnis Rusia lainnya. 

Kedua provinsi ini secara sepihak mendeklarasikan kemerdekaannya dari Kiev pada 2014 sebagai reaksi atas pergantian pemerintahan di Ukraina.

Menurut Sputnik, sebuah video menyangkan orang-orang Donetsk bersukacita dan merayakan keputusan Presiden Rusia, Vladimir Putin mengenai pengakuan kemerdekaan wilayah ini dari Ukraina.

Sebelumnya, Pemimpin Republik Rakyat Ukraina di Donetsk dan Luhansk, Denis Pushilin dan Leonid Pasechnik, pada hari Senin meminta presiden Rusia mengakui kemerdekaan wilayah ini sebagai republik independen.

Pekan lalu, Duma Rusia mengirim permintaan kepada Putin untuk mengakui kemerdekaan kedua daerah di Donbass dari Ukraina.

"Rusia mengakui Donetsk dan Luhansk sebagai dua republik independen," kata Presiden Rusia Vladimir Putin Senin malam.

Uni Eropa (UE) dalam sebuah pernyataan yang kuat menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang bertanggung jawab atas pengakuan ilegal kedua wilayah di Donbass.

"Gedung Putih akan segera menandatangani perintah eksekutif yang melarang perdagangan atau kesepakatan keuangan dengan Donetsk dan Luhansk," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Menyusul pengakuan kemerdekaan Republik Donetsk dan Luhansk oleh Rusia, Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat mengenai perkembangan terakhir di Ukraina pada Senin malam waktu setempat.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB Rosemary DiCarlo dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB menilai keputusan Rusia mengakui kemerdekaan Donestk dan Luhansk merupakan pelanggaran terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Piagam PBB.

"Pengakuan Rusia terhadap separatis adalah serangan terhadap kedaulatan Ukraina," kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky Selasa pagi.

Ketegangan antara Ukraina dan negara-negara Barat dengan Rusia meningkat tajam selama beberapa tahun terakhir, terutama sejak aneksasi semenanjung Krimea oleh Rusia pada tahun 2014.

Semenanjung itu memisahkan diri dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia setelah referendum setelah jatuhnya pemerintah pusat Ukraina oleh kelompok-kelompok yang didukung Barat dan kebangkitan kelompok-kelompok pro-Rusia di Ukraina timur.(PH)