Presiden Belarus ke Ukraina: Tandatangani Kesepakatan atau Menyerah
https://parstoday.ir/id/news/world-i117400-presiden_belarus_ke_ukraina_tandatangani_kesepakatan_atau_menyerah
Presiden Belarus Alexander Lukashenko berharap pemerintah Ukraina bersedia menandatangani kesepakatan damai dengan Rusia, karena jika tidak, mereka harus menyerah pada Moskow.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 18, 2022 17:31 Asia/Jakarta
  • Presiden Belarus Alexander Lukashenko
    Presiden Belarus Alexander Lukashenko

Presiden Belarus Alexander Lukashenko berharap pemerintah Ukraina bersedia menandatangani kesepakatan damai dengan Rusia, karena jika tidak, mereka harus menyerah pada Moskow.

Sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, sudah beberapa kali putaran perundingan damai kedua negara dilakukan di berbagai level.

Perundingan damai Rusia dan Ukraina di Turki baru-baru ini juga tidak membawa hasil berarti. Satu-satunya hasil perundingan adalah dibukanya koridor kemanusiaan untuk evakuasi warga Ukraina di sejumlah wilayah, namun beberapa kali dilanggar pihak Ukraina sendiri.

Di sisi lain, Presiden Belarus, Jumat (18/3/2022) mengatakan, perang di Ukraina akan berakhir dalam waktu sesegera mungkin, seiring dengan ditandatanganinya kesepakatan damai.

Ia menambahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin sudah mengajukan proposal yang bisa diterima oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, sehingga kesepakatan damai bisa ditandatangani.

Menurut Presiden Belarus, hari ini terbuka kemungkinan dicapainya kesepakatan antara Rusia dan Ukraina, oleh karena itu Zelensky harus menggunakan kesempatan ini, dan menandatangani kesepakatan dengan Putin.

"Karena jika tidak, maka ia akan terpaksa menandatangani surat tanda menyerah Ukraina dalam waktu tidak lama lagi, dan Rusia tidak akan pernah kalah dalam perang ini," pungkasnya. (HS)