Kepala Pusat Kontra Terorisme AS: Saya Tidak Dapat Mendukung Perang
-
Presiden AS Donald Trump
Pars Today - Seorang pejabat tinggi AS mengundurkan diri setelah terungkapnya di balik layar perang terhadap Iran.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Mehr, Joseph Kent, Kepala Pusat Kontra Terorisme AS, pada hari Selasa (17/03/2026), setelah mengungkapkan di balik layar agresi militer terhadap Iran, mengumumkan pengunduran dirinya di media sosial “X”.
Kent mengungkapkan, “Iran bukanlah ancaman langsung bagi AS, dan sudah jelas bahwa kita memulai perang ini di bawah tekanan Israel. Oleh karena itu saya mengundurkan diri dari jabatan saya.”
Dia menambahkan, “Saya memutuskan untuk mengundurkan diri karena saya tidak dapat mendukung perang yang sedang berlangsung terhadap Iran.”
Surat Tegas dari Kepala Pusat Kontra Terorisme AS kepada Trump
Direktur Pusat Kontra Terorisme AS juga mengirimkan surat kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai hal ini. Dia menulis kepada Trump, “Pejabat Israel senior dan sejumlah tokoh berpengaruh di media Amerika telah melancarkan kampanye terorganisir untuk menyesatkan opini publik. Kampanye ini digunakan untuk menipu Anda agar tampak bahwa Iran adalah ancaman langsung bagi Amerika Serikat.”
Kent menambahkan dalam surat kepada Trump, “Berbicara tentang mencapai kemenangan cepat dan tegas jika ‘menyerang’ Iran adalah kebohongan yang terang-terangan. Ini adalah taktik yang sebelumnya digunakan oleh orang Israel untuk menyeret kita ke dalam perang Irak yang menjadi bencana. Kita tidak boleh mengulangi kesalahan itu lagi. Saya tidak akan pernah mendukung pengiriman generasi muda negara kita ke dalam perang yang tidak memberikan manfaat apa pun bagi rakyat kita.”(sl)