Pemilihan Pemimpin Baru Revolusi Islam Mencuri Perhatian Media Amerika
https://parstoday.ir/id/news/iran-i186446-pemilihan_pemimpin_baru_revolusi_islam_mencuri_perhatian_media_amerika
Pars Today – Pemilihan dan pengenalan pemimpin baru Revolusi Islam Iran mendapat perhatian luas dari media Amerika.
(last modified 2026-03-09T05:58:33+00:00 )
Mar 09, 2026 12:57 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei
    Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei

Pars Today – Pemilihan dan pengenalan pemimpin baru Revolusi Islam Iran mendapat perhatian luas dari media Amerika.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, pemilihan dan pengenalan Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin ketiga Republik Islam Iran oleh Dewan Ahli Kepemimpinan mendapat liputan luas di media Amerika.

Associated Press

Agensi berita Associated Press melaporkan bahwa televisi negara Iran membacakan pernyataan dari Dewan Ahli Kepemimpinan yang menyatakan bahwa Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei dipilih dengan suara bulat dan meminta rakyat untuk bersatu di belakangnya.

CNN

Jaringan televisi CNN melaporkan bahwa para ulama senior Iran memilih Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei sebagai pengganti ayahnya. CNN menambahkan bahwa pusat-pusat kekuasaan utama Iran dengan cepat mendukungnya sebagai pemimpin baru negara.

ABC News

Jaringan televisi ABC News Amerika Serikat melaporkan bahwa Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei, putra kedua pemimpin syahid Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, dipilih sebagai pemimpin tertinggi berikutnya. ABC News menyatakan bahwa Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei telah lama dianggap oleh analis sebagai salah satu kandidat potensial untuk posisi ini.

Fox News

Jaringan televisi Fox News, yang dimiliki oleh pendukung Donald Trump, melaporkan tentang kehidupan dan latar belakang Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, serta pendidikannya. Fox News menyatakan bahwa Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, yang berusia 56 tahun, adalah putra kedua dari Ayatullah Sayid Ali Khamenei, lahir pada tahun 1969 di Mashhad, dan masa kecilnya bertepatan dengan munculnya ayahnya sebagai tokoh revolusioner yang menentang rezim Pahlavi.(sl)