-
Israel Bombardir Lokasi Dekat Rumah Sakit al-Amal, Warga Ketakutan
Okt 24, 2023 16:06Jet tempur rezim Zionis Israel mengebom sebuah bangunan dekat rumah sakit di Khan Yunis, Jalur Gaza, dan membuat warga di sekitarnya ketakutan.
-
Mahasiswa Ilmu Kedokteran Iran Gelar Aksi Solidaritas Palestina (2)
Okt 24, 2023 13:00Ratusan mahasiswa asing dan Iran di Universitas Ilmu Kedokteran Tehran, menggelar aksi solidaritas untuk Palestina.
-
Tuntutan Netanyahu Segera Mundur Meningkat di Israel
Okt 24, 2023 09:43Pimpinan Partai Buruh rezim Zionis ikut bergabung dalam barisan pendukung tergulingnya Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu akibat kegagalan perlawanan Palestina.
-
Mengapa AS Terus Mendukung Kejahatan Rezim Zionis?
Okt 24, 2023 08:2817 hari telah berlalu sejak dimulainya operasi Badai Al-Aqsa dan reaksi brutal rezim Zionis dengan pemboman yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza, yang mengakibatkan kematian dan cederanya ribuan warga Palestina.
-
Mahasiswa Ilmu Kedokteran Iran Gelar Aksi Solidaritas Palestina (1)
Okt 23, 2023 20:56Ratusan mahasiswa asing dan Iran di Universitas Ilmu Kedokteran Tehran, menggelar aksi solidaritas untuk Palestina.
-
Gempa Susulan Badai Al Aqsa di Israel
Okt 23, 2023 17:58Sejak terbentuknya kabinet ekstrem Netanyahu, friksi internal di bumi Palestina pendudukan semakin dalam dan luas.
-
Kondisi Penduduk Gaza Kian Hari Memburuk
Okt 23, 2023 17:34Korban sipil, terutama anak-anak dan perempuan terus bertambah akibat berlanjutnya serangan udara rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza.
-
Jumlah Korban Serangan Israel ke Gaza Bertambah
Okt 23, 2023 15:23Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa jumlah korban serangan udara rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza meningkat.
-
Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom di Distrik Sheikh Radwan
Okt 23, 2023 14:55Jet-jet tempur rezim Zionis Israel mengembom sebuah rumah di lingkungan distrik Sheikh Radwan, Jalur Gaza dan menimbulkan banyak korban.
-
Rezim Zionis Kembali Tunda Serangan Darat ke Gaza, Ini Pemicunya
Okt 23, 2023 11:36Sumber media berbahasa Ibrani kembali mengumumkan penundaan serangan darat Israel ke Gaza, kali ini dengan dalih menunggu pasukan Amerika Serikat bergabung.