Tentara Israel Curi Jenazah Warga Palestina dari RS Al Shifa
-
tentara Rezim Zionis di RS Al Shifa, Gaza
Kepala Unit Luka Bakar Rumah Sakit Al Shifa, di Gaza, mengumumkan, Rezim Zionis mencuri sejumlah jenazah warga Palestina, dari dalam rumah sakit.
Dikutip IRNA, Jumat (17/11/2023) Kepala Unit Luka Bakar RS Al Shifa mengatakan, "Air dan listrik serta internet di kompleks rumah sakit Al Shifa terputus. Makanan yang sampai ke tangan kami tidak cukup bahkan untuk 40 persen personel yang ada. Kondisi rumah sakit secara umum, tidak steril, dan karena tidak adanya listrik, operasi tidak dapat dilakukan."
Ia menambahkan, "Karena tidak adanya air bersih, banyak anak-anak di RS Al Shifa, terkena infeksi usus akut. Rezim Zionis juga mencuri sejumlah jenazah warga Palestina, dari dalam area rumah sakit. Sebagian besar pasien di Unit Gawat Darurat, meninggal dunia karena sebelumnya mereka bertahan menggunakan alat pernafasan buatan."
Sementara itu Direktur RS Al Shifa mengatakan, "Kami di ambang genosida, dan setiap menit seorang gugur. Kondisinya sangat mengerikan, dan tidak ada apa pun selain kematian dan jenazah. Rezim Zionis terus memblokade rumah sakit ini. Kami punya sebuah apotek besar, tapi Rezim Zionis, melarang siapa pun masuk ke sana."
"Tentara Rezim Zionis, dengan bebas lalu lalang di dalam rumah sakit, dan hal ini membantah keberadaan segala bentuk pasukan perlawanan di dalam rumah sakit. Volume air dan makanan yang diperbolehkan masuk oleh Rezim Zionis, ke dalam rumah sakit hanya cukup untuk 200 orang, sementara di rumah sakit ini terdapat 7.000 orang," pungkasnya. (HS)