May 06, 2024 17:49 Asia/Jakarta
  • markas UNRWA di Gaza
    markas UNRWA di Gaza

Badan Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina, UNRWA, mengatakan serangan Israel, ke Rafah, akan membawa dampak destruktif bagi 1,4 juta orang, yang berarti penderitaan dan pembunuhan lebih banyak warga sipil.

UNRWA, Senin (6/5/2024) memperingatkan serangan Israel, ke Rafah, selatan Jalur Gaza, dan mengumumkan, "Serangan Israel, ke Rafah, berarti penderitaan dan kematian lebih besar warga sipil, dan akan membawa dampak destruktif bagi 1,4 juta orang."
 
Dikutip TV Al Jazeera, UNRWA menjelaskan, "Kami tidak akan meninggalkan Rafah, dan sebisa mungkin akan tetap berada di kota ini untuk melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan vital bagi rakyat Palestina."
 
Sebelumnya media-media Israel, mengabarkan pasukan Rezim Zionis, sedang bersiap melancarkan serangan darat ke Rafah, dan meminta warga Palestina, untuk mengosongkan wilayah timur kota ini.
 
Militer Israel, berusaha memindahkan warga Palestina, dari Rafah, ke wilayah Al Mawasi, dan Khan Yunis, namun sampai sekarang belum memulai serangan darat ke kota itu dengan dalih menumpas Hamas, karena tekanan hebat internasional. (HS)

Tags